Danau Tanpa Dasar
Setiap orang memiliki masalah dengan hidupnya, begitu juga Har, sapaan dari pemuda asal desa Gede yang bernama asli Azharuddin. Setiap hari Har menemui berbagai macam masalah sehari-hari. Sama seperti kita Har seringkali suntuk dengan kehidupan yang tidak habis dengan masalah. Selesai masalah satu timbul masalah lain. Muncul lah pertanyaan dalam benak Har yang kurang lebih sama dengan pemikiran kebanyakan orang saat ini. "Apakah kehidupan ini isinya hanya masalah saja?" "apakah tidak ada kebahagiaan dalam kehidupan ini?" "Bosan rasanya mendapatkan masalah terus didunia ini.."
Dalam renungan kehidupan sehari-hari, Har selalu mengingat nasihat dari Bapak guru Matematikanya yang berpesan sewaktu sekolah dulu. Begini pesannya
Guru Matematika : " Anak-anak, Hari ini saya berpesan kepada kalian semua. Apabila ada sebuah gelas kecil berisi air putih kemudian gelas tersebut diisi garam satu sendok bagaimana rasa air dalam gelas tersebut?"
Siswa-Siswa : " Rasanya pasti asin, Pak guru."
Guru Matematika : " Bagaimana kalau ada sebuah danau kemudian diisi garam satu sendok bagaimana kira-kira rasanya?"
Siswa-siswa : " Rasanya pasti tetap tawar, Pak guru"
Guru Matematika : " Nah, dari sini bisa kita ambil pelajaran, Jadikanlah diri kita seperti danau yang memiliki kedalaman tanpa dasar yang bisa melahap segala rasa kehidupan yang ada, Danau yang bisa menyelesaikan segala hal yang masuk kedalam dirinya tanpa ada jejak. Danau tanpa dasar yang bisa membuat segala hal bisa tenggelam ke dalam dirinya tanpa ada jejak. Ketahuilah anak-anak bahwa kehidupan ini mungkin bisa tidak sesuai kehendak atau keinginan diri kita akan tetapi kejadian atau peristiwa ini hanya bisa kita sikapi dengan sikap dari diri kita sendiri. Jadilah seperti danau tanpa dasar"
Komentar
Posting Komentar